Berita

Audiensi dengan BPOM Kediri, Wali Kota Santoso Sebut Kota Blitar Ditunjuk Sebagi Pilot Project Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan Terpadu

by Admin - Kamis, 04 April 2024

Kota Blitar - Dalam rangka menjalankan Program Prioritas Nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kediri melakukan Audiensi Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan Terpadu bersama Wali Kota Blitar, Kamis, (04/04/2024) di ruang kerja Kantor Wali Kota Blitar. Kepala UPT BPOM Kediri, Gidion mengatakan BPOM merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan Obat dan Makanan. Sedangkan untuk wilayah cakupan BPOM Kediri meliputi Kota Kabupaten Kediri, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung dan Kota Kabupaten Blitar. Dalam menjalankan Program Prioritas Nasional BPOM Kediri memilih Kota Blitar sebagai wilayah program Keamanan Pangan Terpadu sebab Kota Blitar kerap mendapat penghargaan di bidang Kesehatan dan Ketahanan Pangan. Program ini akan berjalan selama satu tahun dengan tahapan awal yaitu Audiensi, Advokasi, Pelatihan dan Monev. "Kita akan memfasilitasi sarpras dan kader ini yang akan memonitoring dan kita akan tetap mendampingi kader-kader ini," kata Gidion. Walikota Blitar, Santoso merasa bangga karena Kota Blitar ditunjuk sebagai pilot projek dalam program keamanan pangan terpadu. Pihaknya berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan sebaik-baiknya karena menyangkut program Kelurahan, Pasar, Pangan Jajan Anak Sekolah (PJAS) yang aman dikonsumsi. "Audiensi hari ini akan kita tindak lanjuti teknis lebih lanjut dalam mewujudkan program pangan terpadu bisa diwujudkan dengan baik," tambah Santoso. Sementara itu sobat, kunjungan UPT BPOM Kediri ini disambut dengan baik oleh Wali Kota Blitar didampingi Kepala Dinkes, DKPP, Bappeda, Disperindag dan Dispendik Kota Blitar. (Att)

Berita Lainnya: