Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar terus berupaya dalam menurunkan angka stunting di Kota Blitar melalui DP3AP2KB telah melakukan audit stunting kepada ibu hamil dan balita di Kota Blitar yang dikaji sesuai data dan menemukan beberapa penyebab balita stunting. Sekretaris DP3AP2KB Kota Blitar, Agus Saptoni dikonfirmasi (06/06/2024) mengatakan DP3AP2KB dalam upayanya guna menurunkan angka stunting di Kota Blitar telah membentuk tim audit stunting dengan bantuan dokter umum, dokter ahli kebidanan dan kandungan (obgyn) dan dokter anak yang bertugas mengaudit ibu hamil dan balita stunting secara rutin dua kali satu tahun. Agus menjelaskan sampai saat ini tim audit telah mengecek 16 balita dan 11 ibu hamil di Kota Blitar yang telah dikaji bersama dengan DP3AP2KB Kota Blitar dan menemukan beberapa faktor yaitu perokog dalam keluarga, riwayat ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK), anemia dan lain-lain, “Kita programkan ke 150 bumil kek pada program pak gimin semangat 91% bisa melahirkan balita normal tidak BBLR,” tambah Agus. Sementara itu, Agus menambahkan untuk mengatasi beberapa faktor penyebab stunting DP3AP2KB akan terus menjalankan program PAK GIMIN SEMANGAT yang telah berhasil membantu ibu hamil KEK untuk mengurangi potensi berat badan lahir rendah (BBLR) pada balita. (Att)