Kota Blitar - Sebagai upaya mendorong kinerja kader posyandu, Pemerintah Kota Blitar menyerahkan ratusan antropometri KIT atau sepaket alat ukur untuk mendeteksi stunting. Penyerahannya dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Blitar, di Balai Kelurahan Gedog, Kamis (07/09/2023). Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan alat pendeteksi stunting anak ini merupakan fasilitas dari Pemerintah, untuk memberikan kemudahan bagi kader posyandu dalam mendata berat badan, tinggi badan, lingkar lengan hingga lingkar kepala anak. Dengan begitu, deteksi dini anak yang mengalami stunting akan lebih optimal. Sehingga dinas setempat bisa melakukan penanganan untuk anak yang terindikasi stunting. "Kami berharap dengan disalurkannya batuan antropometri dapat membantu Pemerintah dalam menangani stunting" kata Santoso. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dharma Setiawan mengatakan ada sekitar 188 antropometri KIT yang diberikan untuk posyandu balita. Dengan rincian 66 di Kecamatan Sananwetan, 61 di Kecamatan Sukorejo dan Kecamatan Kepanjenkidul. Dharma menyebut antropometri yang diberikan meliputi timbangan bayi digital, timbangan dewasa digital, alat ukur panjang badan, tinggi badan hingga alat ukur lingkar kepala. "Harapan kami dengan diberikannya alat ini dapat mendorong kinerja kader posyandu se-Kota Blitar untuk atasi stunting" kata Dharma. Hadir dalam penyerahan bantuan alat tersebut Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Kepala Kejaksaan Negeri Blitar, Camat Sananwetan dan Lurah Gedog. (Fan)