Kota Blitar - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) dalam menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2024 sukses terselenggara. Pemerintah Kota Blitar menyelenggarakan resepsi tasyakuran HSN dan penutupan MTQ Kota Blitar di halaman Kantor Wali Kota Blitar, Selasa Malam, (29/10/2024).
Kepala Bagian Perekonomian dan Kesra, Sektretariat Daerah Kota Blitar, Ahmad Tobroni mengatakan rangkaian peringatan HSN tahun 2024 telah dilakukan mulai kegiatan blitar bermunajat, upacara bendera, pawai ta'aruf hingga MTQ. Pihaknya mengapresiasi seluruh OPD, maupun peserta lomba MTQ baik dari pondok pesantren maupun lembaga sekolah yang turut mensukseskan pelaksanaan peringatan HSN tahun 2024.
Tobroni menyebut partisipasi peserta tahun ini lumayan banyak, seperti pelaksanaan pawai ta'aruf yang diikuti 1.250 santri, MTQ diikuti 506 peserta yang telah berkompetisi dalam 13 cabang lomba yang telah digelar mulai 25 - 27 Oktober. Dalam tasyakuran dan penutupan MTQ Kota Blitar, pihaknya juga mengumumkan 78 para juara MTQ baik perorangan maupun regu, mulai juara 1, 2 dan 3.
"Dalam puncak tasyakuran ini kita berikan penghargaan pada juara loma MTQ. Ini juga bagian dari peringatan HSN yang digelar di Kota Blitar mulai upacara, blitar bermunajat dan pawai ta'aruf" kata Tobroni.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono mengapresiasi suksesnya pelaksanaan peringatan HSN 2024 yang telah diselenggarakan dan berjalan dengan lancar. Priyo menambahkan pelaksanaan HSN yang dikemas dengan beberapa kegiatan, salah satunya ada MTQ dinilai sangat positif karena bisa mendorong anak - anak untuk meningkatkan kualitas dalam membaca Al-Qur'an. Disisi lain, para juara 1 dan 2 akan dibina Pemkot Blitar dan disiapkan menjadi salah satu wakil Kota Blitar dalam MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur.
"Sangat mengapresiasi sekali, banyaknya peserta yang ikut dalam kegiatan peringatan HSN 2024. Semoga tahun depan dilaksanakan lebih meriah lagi" kata Priyo.
Sementara dalam tasyakuran itu dimeriahkan zain gambus dan tari sufi serta dihadiri oleh sejumlah Kepala OPD, pengurus pondok pesantren hingga jajaran samping di Kota Blitar. (Fan)