Kota Blitar - Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Bina Remaja (UPT PSBR) Blitar melakukan sosialisasi bahaya bullying, untuk mendukung Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SD. Seperti yang dilaksanakan di SD Negeri 02 Pakunden Kota Blitar, Kamis, (20/07/2023). Pekerja Sosial Fungsional UPT PSBR Blitar, Rofiq Qomarudin mengatakan sosialisasi bahaya bullying diberikan untuk mengantisipasi tindakan bullying yang dapat mengakibatkan gangguan mental peserta didik. Sosialisasi tersebut juga sejalan dengan program PSBR Blitar yakni Edukasi Remaja Tangguh Berbasis Komunikasi (E-Rantang Baskom) yang didalamnya lebih mengedepankan kegiatan sosial untuk anak-anak dan kalangan remaja. Rofiq menambahkan sosialisasi antisipasi bullying yang bersinergi dengan SD Negeri 02 Pakunden masih pertama kalinya digelar. Ke depan sinergi ini akan dilakukan secara menyeluruh, dengan menggandeng beberapa SD lain yang ada di Kota Blitar. "Sosialisasi ini pada intinya memberikan pengenalan pada anak bahaya bullying dan pentingnya pendampingan orang tua, sekolah pada anak" terang Rofiq. Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 02 Pakunden, Seger Harianto menyambut baik sosialisasi bahaya bullying yang dilakukan UPT PSBR Blitar. Menurut Harianto sinergi ini dapat memotivasi dan memberikan pengaruh positif terhadap sosial anak-anak saat masa MPLS. Pihaknya menambahkan terdapat kurang lebih 60 peserta didik dan wali murid SD Negeri 02 Pakunden yang mengikuti kegiatan tersebut. "Kami sangat mendukung atas adanya sosialisasi antisipasi bullying yang diselenggarakan oleh UPT PSBR Blitar" kata Harianto. Harianto berharap sosialisasi ini dapat mencegah tindakan bullying dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. (Fan)