Ketika anak mendapatkan nilai yang buruk, ada beberapa orang tua yang menilai kurang pintar, padahal belum tentu seperti itu. Bisa jadi dia merupakan anak yang pintar dan cerdas tetapi sedang mengalami kesulitan dalam belajar. Setiap anak memiliki keunikan dalam cara belajar, sehingga penting bagi orang tua dan pendidik untuk mengenali dan menyesuaikan metode yang sesuai kebutuhan mereka. Anak yang mengalami kesulitan belajar sebenarnya bukan berarti anak tersebut bodoh atau malas akan tetapi terkadang ada beberapa anak yang membutuhkan waktu jauh lebih lama dibanding teman-teman seumurannya untuk memahami sesuatu.
Menghadapi anak yang mengalami kesulitan dalam belajar memerlukan pendekatan yang penuh kesabaran, pemahaman, dan strategi yang tepat. Sehingga penting bagi orang tua dan pendidik untuk mengenali dan menyesuaikan metode yang sesuai kebutuhan mereka. Proses belajar pada seorang anak dilakukan melalui penerimaan secara selektif dan diterima sebagai masukan sensori yang memberikan informsi berkaitan dengan lingkungan hidup. Untuk mendapatkan makna, stimuli sensori yang bekerja harus mampu melakukan proses, dapat menghubungkan, dan berintegrasi dalam kulit lapisan otak (cortex) untuk menyalurkan informasi dan mendapatkan pengertian yang sama. Informasi diperoleh melalui kemampuan persepsi dan ketrampilan kesadaran tubuh, disimpan di otak untuk nantinya digunakan sebagai bentuk respon. Tipe respon antara lain berbicara, menulis, mengaja huruf, bahasa tubuh, ekspresi wajah, gerak, ketrampilan khusus psikomotor.
Anak yang tidak dapat belajar sebagaimana mestinya, itulah yang disebut kesulitan belajar. Gangguan yang menyebabkan seseorang mengalami kesulitan belajar dapat berupa sindrom psikologis yang dapat berupa ketidakmampuan belajar (learning disability). Sindrom berarti gejala yang muncul sebagai indikator adanya ketidaknormalan psikis yang menimbulkan kesulitan belajar anak. Kesulitan belajar merupakan kekurangan yang tidak nampak secara lahiriah. Ketidakmampuan dalam belajar tidak dapat dikenali dalam wujud fisik yang berbeda dengan orang yang tidak mengalami masalah kesulitan belajar. Kesulitan belajar ini tidak selalu disebabkan karena faktor intelligensi yang rendah (kelainan mental), akan tetapi dapat juga disebabkan karena faktor lain di luar intelligensi.
Faktor penyebab kesulitan belajar
Faktor yang dapat menyebabkan kesulitan belajar bagi peserta didik banyak dan beragam. Apabila dikaitkan faktor-faktor yang berperan dalam belajar, penyebab kesulitan belajar tersebut dapat kita kelompokkan menjadi dua bagian besar, yaitu faktor yang berasal dari dalam diri siswa (faktor internal) dan faktor yang berasal dari luar diri siswa (faktor eksternal).
1. Faktor Internal
Faktor internal penyebab kesulitan belajar dapat dikarenakan sebab yang bersifat fisik yaitu karena sakit, karena kurang sehat atau sebab cacat tubuh. Selain sebab fisik, faktor internal juga dipengaruhi hal yang bersifat rohani seperti intelegensi, bakat, minat, motivasi, faktor kesehatan mental.
2. Faktor Eksternal
Faktor eksternal penyebab kesulitan belajar ini terbagi dalam beberapa faktor, antara lain sebagai berikut:
Faktor keluarga, contohnya kondisi ketidakharmonisan keluarga, ekonomi keluarga yang kurang.
Faktor sekolah, contoh suasana kelas saat proses belajar gadung atau ramai, guru yang kurang memiliki kompetensi dan teman yang kurang baik.
Faktor lingkungan sosial, meliputi teman bergaul, lingkungan tetangga, aktivitas dalam masyarakat.
Bagaimana Cara Mengatasi Kesulitan Belajar?
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar pada anak. Metode ini dapat diterapkan baik di rumah maupun di sekolah. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba agar proses belajar menjadi lebih efektif:
1. Menciptakan Lingkungan Belajar yang Nyaman
Kesulitan memahami pelajaran sering muncul karena lingkungan belajar yang kurang mendukung. Ruangan yang bising, kurang pencahayaan, atau suasana yang tidak kondusif bisa membuat konsentrasi terganggu. Agar lebih fokus, ciptakan suasana yang nyaman, seperti menyediakan meja belajar yang rapi, cukup penerangan, serta lingkungan yang tenang. Suasana yang nyaman akan membantu meningkatkan fokus dan mempermudah pemahaman materi.
2. Menghindari Gangguan Saat Belajar
Belajar sambil melakukan hal lain, terutama bermain handphone, dapat menghambat pemahaman materi. Banyak siswa menganggap belajar adalah aktivitas yang membosankan sehingga mencari hiburan di ponsel. Padahal, gangguan ini membuat konsentrasi terpecah dan mengurangi efektivitas belajar. Agar lebih fokus, jauhkan ponsel saat belajar dan batasi akses ke media sosial atau aplikasi lain yang bisa mengganggu.
3. Mendampingi Anak Saat Belajar
Peran orang tua sangat penting dalam mendukung anak agar lebih semangat dalam belajar. Tidak cukup hanya memberi perintah, tetapi juga perlu mendampingi dan memberikan motivasi. Anak cenderung lebih termotivasi jika merasa diperhatikan. Orang tua bisa membantu menjelaskan materi, mendiskusikan pelajaran, atau sekadar memastikan anak tetap fokus saat belajar.
4. Menerapkan Metode Belajar Kelompok
Belajar bersama teman bisa menjadi solusi bagi anak yang mengalami kesulitan memahami pelajaran. Dalam kelompok, setiap anggota dapat berbagi pemahaman dan saling membantu. Cara ini membuat proses belajar lebih aktif dan menyenangkan. Selain itu, belajar kelompok membantu melatih keterampilan sosial dan kerja sama.
Penulis : Luthfiana (Universitas Brawijaya)
Ilustrator : Lya Dyah (SMKN 03 Blitar)
Editor : Nisa (Pranata Humas Terampil)
Sumber:
Ghufron, M. N., & Risnawita, R. (2015). Kesulitan belajar pada anak: Identifikasi faktor yang berperan. ELEMENTARY, 3(2).
Fatah, M., Suud, F. M., & Chaer, M. T. (2021). Jenis-jenis kesulitan belajar dan faktor penyebabnya: Sebuah kajian komprehensif pada siswa SMK Muhammadiyah Tegal. Psycho Idea, 19(1).
Fitri, M. (2019). Kesulitan belajar peserta didik dalam pembelajaran pendidikan Islam. Volume VIII(2), 353.
SMA Dwiwarna. (2021). 7 cara mengatasi kesulitan belajar pada anak. SMA Dwiwarna (Boarding School). Diakses pada 6 Februari 2024, dari https://www.smadwiwarna.sch.id/cara-mengatasi-kesulitan-belajar/.
12 Februari 2025
11 Februari 2025
11 Februari 2025
09 Februari 2025